IDENTIFIKASI ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN PAPRIKA (Capsicum annum var. grossum) DI SELANGOR MALAYSIA

Authors

  • Muhammad Nuruddin Zanky Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia
  • Hazen Arrazie Kurniawan Unversitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia
  • Rozeita Binti Laboh Malaysian Agricultural Research and Development Institute (MARDI), Malaysia

Keywords:

Paprika, Organisme Pengganggu Tanaman, Malaysia

Abstract

Organisme pengganggu tanaman (OPT) adalah hewan dan tumbuhan yang dengan ukuran mikroskopis dan makroskopisnya mengganggu, menghambat atau bahkan mematikan tanaman budidaya. OPT dibagi menjadi tiga jenis: hama, vektor, dan gulma. Beberapa faktor, seperti sumber pakan, musim, iklim, dan tipe habitat, dapat mempengaruhi keanekaragaman opt di suatu daerah atau wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui organisme pengganggu tanaman (OPT) apa yang terdapat di lahan pertanian ibu pejabat MARDI selangor Malaysia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pengambilan data berupa pengamatan langsung yang ada pada hamparan tanaman paprika dan kuisioner sebagai panduan untuk wawancara dengan pihak MARDI. Setelah itu, data ditabulasi dan dianalisis, kemudian dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian didapat organisme pengganggu tanaman (OPT) yang terdapat pada tanaman paprika di selangor Malaysia adalah virus kuning, busuk buah, hama thrips dan hama kutu kebul.

References

Alfons, L., Kalay, A. M., & Kilkoda, A. K. (2023). Efek Penggunaan Ekstrak Akar Bambu dan Metabolit Sekunder Trichoderma Harzianum terhadap Hasil Tanaman dan Intensitas Penyakit Antraknosa pada Cabai. AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman, 12(2), 121–130.

Bakti, D. (2018). Penggunaan Tanaman Tagetes erecta L. dalam Meningkatkan Kehadiran Serangga Penyerbuk dan Mengurangi Populasi Hama Kutu Kebul (Bemisia tabaci Genn.) pada Tanaman Cabai Merah DI Kabupaten Deli Serdang.

Cindowarni, O., Siska, F., Dianarafah, D., Lamdo, H., & Purwanto, B. (2023). Inventarisasi Hama dan Penyakit Penting pada Tanaman Cabai Rawit di Kebun Percobaan Politeknik Negeri Lampung. Anfatama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 20–30.

Farabi, M. F., Nura, N., & Hafsah, S. (2023). Peningkatan Keragaman Genetik Cabai Tahan terhadap Begomovirus Pada Beberapa Genotipe Odeng Mutan (M3) Melalui Iradiasi Sinar Gamma. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 8(3).

Haryadi, N. T., Muhlison, W., & Al Ashar, M. B. D. (2022). Efektifitas Penanaman Refugia terhadap Populasi dan Intensitas Serangan Hama Kutu Kebul (Bemisia tabaci) pada Pertanaman Cabai Merah Besar (Capsicum annum L.). Jurnal Bioindustri (Journal Of Bioindustry), 4(2), 135–148.

Hasan, M. (2021). Penerapan Metode Least Square dalam Memprediksi Jumlah Luas Serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada Tanaman Padi. Jurnal Nasional CosPhi, 5(2), 2597–9329. https://www.cosphijournal.unisan.ac.id/index.php/cosphihome/article/view/122

Mariana, M., Liestiany, E., Cholis, F. R., & Hasbi, N. S. (2021). Penyakit Antraknosa Cabai oleh Colletotrichum sp. di Lahan Rawa Kalimantan Selatan. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 23(1), 30–36.

Muamaroh, S. (2016). Tingkat Ketahanan Beberapa Varietas Cabai Merah (Capsicum annuum L.) Hibrida Pada Kemasakan Buah terhadap Penyakit Antraknosa Colletotrichum acutatum. Universitas Brawijaya.

Multazam, N. A., Nirwanto, H., & Wiyatiningsih, S. (2023). Deteksi Pola Sebaran Penyakit Virus Kuning pada Tanaman Cabai Rawit Berbasis Analisis Geostatistika. Agro Bali: Agricultural Journal, 6(2), 470–478.

Rohmatika, A. (2022). Upaya Pengendalian Penyakit Antraknosa dan Embun Jelaga pada Tanaman Mangga (Mangifera indica L.) DI PT Galasari Gunung Sejahtera Gresik.

Rusdy, A., & Hasnah, H. (2021). Komparasi keanekaragaman Arthropoda Permukaan Tanah pada Komoditas Cabai Merah, Cabai Rawit dan Tomat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 6(3), 347–355.

Sembiring, D. (2023). Agribisnis Hortikultura, Analisis Kelayakan Finansial Tanaman Paprika (Capsicum annuum var. grossum) di Kebun Green Feast.

Sofwah, A., & Prastowo, S. (2023). Efektivitas Beauvaria bassiana dan Metarhizium anisopliae terhadap Pengendalian Hama Thrips sp.(Thysanoptera: Tripidae) pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.). Berkala Ilmiah Pertanian, 6(3), 115–121.

Tricahyati, T., Suparman, S., & Irsan, C. (2021). Insidensi dan Intensitas Serangan Virus dan Kaitannya dengan Produksi Cabai Merah Keriting yang Diaplikasi Berbagai Warna Mulsa. Agrikultura, 32(3), 248–256.

Wulandari, t. n. . Saridewi, t. r. . & Dayat, d. (2020). Peningkatan Kapasitas Petani dalam Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman pada Budidaya Cabai Merah di kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(3), 647–658.

Downloads

Published

2024-02-28

How to Cite

Zanky, M. N. ., Kurniawan, H. A. ., & Laboh, R. B. . (2024). IDENTIFIKASI ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN PAPRIKA (Capsicum annum var. grossum) DI SELANGOR MALAYSIA. Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi, 11(6), 457-462. Retrieved from https://www.ejournal.iocscience.org/index.php/Fruitset/article/view/4710

Issue

Section

Articles