KETAHANAN BEBERAPA VARIETAS KOPI (Coffea sp) TERHADAP PENYAKIT KARAT DAUN (Hemileia vastatrix) DI KABUPATEN SIGI

Authors

  • Mutmainah Mutmainah Universitas Tadulako, Indonesia
  • Jusriadi Jusriadi Universitas Tadulako, Indonesia
  • Jeki Jeki Universitas Tadulako, Indonesia
  • Komang Putra Universitas Tadulako, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35335/fruitset.v11i5.4489

Keywords:

Coffea Sp, Leaf Rust Disease, Disease Intensity

Abstract

Tanaman kopi (Coffea sp)  merupakan bahan baku dari minuman yang populer di Indonesia, tetapi produksi kopi biasanya terganggu karna berbagai serangan hama maupun penyakit tanaman. Salah satu penyakit penting pada tanaman kopi adalah penyakit karat daun yang disebabkan oleh cendawan (Hemileia vastatrix) Penggunaan fungisida diangap tidak efektif dan dapat menurunkan kualitas dari hasil produksi, untuk itu dianggap perlu untuk mengembangkan varietas kopi yang resisten atau tahan terhadap penyakit karat daun. Sampel pada penelitian diambil di Kabupaten Sigi yang merupakan salah satu sentra penghasil kopi di sulawesi tengah. Ada 3 jenis kopi yang menjadi objek penelitian yaitu kopi arabica, kopi robusta dan kopi lokal. Dari hasil perhitungan intensitas penyakit karat daun diketahui bahwa intensitas penyakit dari yang tertinggi adalah arabica yaitu 67.70%, disusul Lokal sebesar 66.40% dan yang paling rendah adalah Robusta 57,80%. Sifat ketahanan diinterpretasikan berdasarkan skala ketahanan intensitas penyakit, yaitu 0= kebal, 1%–29% = tahan, 30%–49% = agak tahan, 50%–69% = agak rentan, dan 70%–100% rentan. Hasil yang didapatkan dari penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa beberapa jenis kopi pada Kabupaten Sigi yakni Robusta (57,80%), Lokal (66,40%) dan Arabika (67,70%) tergolong dalam kategori agak rentan (50%-69%).

References

Argios, G. N. (n.d.). PlantPathologybyAgrios.pdf.

Avelino, J., Cristancho, M., Georgiou, S., Imbach, P., Aguilar, L., Bornemann, G., Läderach, P., Anzueto, F., Hruska, A. J., & Morales, C. (2015). The coffee rust crises in Colombia and Central America (2008–2013): impacts, plausible causes and proposed solutions. Food Security, 7(2), 303–321. https://doi.org/10.1007/s12571-015-0446-9

Brown, J. S., Kenny, M. K., Whan, J. H., & Merriman, P. R. (1995). The effect of temperature on the development of epidemics of coffee leaf rust in Papua New Guinea. Crop Protection, 14(8), 671–676. https://doi.org/10.1016/0261-2194(95)00041-0

Carvalho, C. R., Fernandes, R. C., Carvalho, G. M. A., Barreto, R. W., & Evans, H. C. (2011). Cryptosexuality and the Genetic Diversity Paradox in Coffee Rust, Hemileia vastatrix. PLoS ONE, 6(11). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0026387

Hulupi, R., Mawardi, S., & Yusianto, Y. (2012). Pengujian sifat unggul beberapa klon harapan kopi arabika di kebun percobaan Andungsari, Jawa Timur (Testing for superior traits of some arabica coffee promising clones at Andungsari research station, East Java). Pelita Perkebunan (a Coffee and Cocoa Research Journal), 28(2), 62–71. https://doi.org/10.22302/iccri.jur.pelitaperkebunan.v28i2.199

Ibrahim, M. S. D., Wahyuno, D., & Hartati, R. S. (2017). KETAHANAN GENOTIPE UNGGUL BEBERAPA SPESIES KOPI TERHADAP PENYAKIT KARAT DAUN (Hemileia vastatrix) ASAL CISAAT SUKABUMI. Prosiding Seminar Nasional Agroinovasi Spesifik Lokasi Untuk Ketahanan Pangan Pada Era Masyarakat Ekonomi ASEAN, 1, 865–874.

Irawan, N. C. (2023). Pengembangan Budidaya Kopi Berkelanjutan. In Budidaya Tanaman Kopi dan Olahannya Untuk Kesehatan (Issue April). https://www.researchgate.net/publication/370041833_Pengembangan_Budidaya_Kopi_Berkelanjutan

Mahfud, M. C. (2012). Teknologi dan strategi pengendalian penyakit karat daun untuk meningkatkan produksi kopi nasional. In Pengembangan Inovasi Pertanian (Vol. 5, Issue 1).

Mawardhi, A. D., & Setiadi, D. (2018). Strategi Pemanfaatan Lahan Gambut melalui Pengembangan Agroforestri Kopi Liberika ( Coffea liberica ) Strategy on Peatland Utilisaton through Development of Coffea Liberica Agroforestry. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal 2018, October 2018, 43–51.

McCartney, H. A. (1994). Dispersal of spores and pollen from crops. Grana, 33(2), 76–80. https://doi.org/10.1080/00173139409427835

Muhibuddin, A., Addina, L., Abadi, A. L., & Ahmad, A. (2011). Biodiversity of Soil Fungi on Integrated Pest Management Farming System. Agrivita, 33(2), 111–118.

Ravillas Osorio, C. A., Serna Giraldo, C. A., Cristancho Ardila, M. A., & Gaitán Bustamante, A. L. (2011). La Roya del Cafeto en Colombia Impacto, manejo y costos del control. Cenicafé, 1, 53.

Rodrigues, C. J., Bettencourt, A. J., & Rijo, L. (1975). Races of the Pathogen and Resistance to Coffee Rust. Annual Review of Phytopathology, 13(1), 49–70. https://doi.org/10.1146/annurev.py.13.090175.000405

Semangun, H (2006). Penyakit Penting Tanaman Perkebunan di Indonesia, Gadjah Mada University Press, Yogjakarta

Subroto, Gatot, Dwi Erwin Kusbianto, Slameto, S. A. (2020). Seleksi Genotipe Bibit Kopi Arabika Terhadap Ketahanan Penyakit Karat Daun Berdasarkan Kandungan Flavonoid. Digital Repository Universitas Jember.

Sugiarti, L. (2017). Analisis Tingkat Keparahan Penyakit Karat Winaya Mukti Tanjungsari. Jagros, 1(2), 80–89.

Yunafsi. (2002). Digitized by USU digital library. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Penyakit Dan Penyakit Yang Disebabkan Oleh Jamur. USU Digital Library., 1, 1–12.

Yusianto, Hulupi, R., Sulistyowati, Mawardi, S., & Ismayada, C. (2005). Sifat Fisiko-Kimia dan Cita Rasa Beberapa Varietas Kopi Arabika Physical, Chemicals and Flavors of Some Varieties of Arabica Coffee. Pelita Perkebunan, 21(3)(3), 200–222.

Downloads

Published

2023-12-30

How to Cite

Mutmainah, M., Jusriadi, J., Jeki, J., & Putra, K. . (2023). KETAHANAN BEBERAPA VARIETAS KOPI (Coffea sp) TERHADAP PENYAKIT KARAT DAUN (Hemileia vastatrix) DI KABUPATEN SIGI . Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi, 11(5), 357-363. https://doi.org/10.35335/fruitset.v11i5.4489

Issue

Section

Articles