APLIKASI KOMPOS KOTORAN KAMBING SECARA AEROB DAN ANAEROB PADA BIBIT KELAPA SAWIT PRE NURSERY
DOI:
https://doi.org/10.35335/fruitset.v11i1.3622Keywords:
Kelapa sawit, Pre Nursery, Kompos kotoran kambing aerob dan anaerobAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos kotoran kambing aerob dan anaerob pada berbagai dosis terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nusery. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian milik masyarakat Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta pada bulan Februari sampai Mei 2022. Penelitian ini menggunakan faktor tunggal yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor. Perlakuan yang digunakan yaitu ; K0: tanpa kompos + pupuk kimia (NPK dan Urea) sebagai kontrol, K1: kompos kotoran kambing aerob 50 g, K2: kompos kotoran kambing aerob 150 g, K3: kompos kotoran kambing aerob 300 g, K4: kompos kotoran kambing anaerob 50 g, K5: kompos kotoran kambing anaerob 150 g, K6: kompos kotoran kambing anaerob 300 g. Hasil analisis menunjukkan bahwa berbagai dosis pupuk kandang kambing aerob dan anaerob serta pupuk kimia tidak atau sedikit berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre-nursery, namun keduanya memiliki efek yang sama atau serupa. Untuk bibit kelapa sawit, dosis 50 g aerob sudah cukup untuk pertumbuhan yang baik.
References
Azis. (2019). Respirasi Anaerob (Fermentasi). Jurnal Respirasi Anaerobic, 2.
BPS. (2021). Luas Tanaman Perkebunan Menurut Provinsi (Ribu Hektar), 2019-2021. BPS.
Fatimahbatubara, S., Budisantoso, A., Elramija, D., Teknologi, P., Bptp, P., Utara, S., & Ah, I. J. (2021). Potensi kotoran kambing sebagai pupuk organik di Sumatera Utara. Konferensi Web BIO33, 05001.
Isroi. (2009). Balai penelitian bioteknologi perkebunan indonesia. Info Teknis EBONI, 14(2), 123–136.
Jayani, I., & Ruffaida, F. S. (2020). Pemanfaatan limbah kotoran kambing sebagai tambahan pupuk organik pada pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis jacq.) di pre-nursery. Jurnal Mediagro, 8(1), 274–282.
Lubis, R. E. dan widanarto. A. (2011). Buku pintar kelapa sawit. PT Agro Media Pustaka.
Pratama, M., Triyanto, Y., Hartati, S., & Saragih, Y. (2020). Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Kambing dan Pupuk NPK Mashitam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi semangka ( Citrulus Vulgaris Schard ) Varietas Hibrida Baginda F1. Jurnal Mahasiswa Agroteknologi, 1, 45–52.
Rasyid, M., Amir, N., Studi, P., Fakultas, A., Palembang, U. M., Semambu, D. P., Utara, K. I., Ilir, K. O., Ayam, K., Pendahuluan, I., Belakang, A. L., Selatan, P. S., & Selatan, S. (2017). Pengaruh jenis dan takaran pupuk organik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis jacq) di polybag pada pre nursery. 47–51.
Samantha, R., & Almalik, D. (2019). Pengaruh macam pupuk kandang dan frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis jacq) pre nursery. AGROMAST, 3(2), 58–66. http://www.tjyybjb.ac.cn/CN/article/downloadArticleFile.do?attachType=PDF&id=9987
Sari, R., & Prayudyaningsih, R. (2017). Karakter isolat rhizobia dari tanah bekas tambang nikel dalam memanfaatkan oksigen untuk proses metabolismenya. Info Teknis EBONI, 14(2), 123–136.
Suharno, Wardoyo, S., & Anwar, T. (2021). Perbedaan Penggunaan Komposter An-Aerob dan Aerob Terhadap Laju Proses Pengomposan Sampah Organik. Poltekita?: Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(3), 251–255. https://doi.org/10.33860/jik.v15i3.527
Sunarko. (2014). Budidaya kelapa sawit di berbagai jenis lahan. Jakarta, Agromedia Pustaka.
Suryanto, E. (2019). Pengaruh aplikasi dosis EM4 (Effective Microorganisme) terhadap rasio C/N dan tekstur kompos dari kotoran kambing sebagai sumber belajar biologi smp. Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM METRO, 4(1).
Trivana, L., Yudha Pradhana, A., & Pahala Manambangtua, A. (2017). Optimalisasi waktu pengomposan pupuk kandang dari kotoran kambing dan debu sabut kelapa dengan bioaktivator EM4. Jurnal Sains &Teknologi Lingkungan, 9(1), 16–24. https://doi.org/10.20885/jstl.vol9.iss1.art2
Yuliarti, N. (2009). Cara Menghasilkan Pupuk Organik. Lily Publisher.
Zubair, M., Rizkiana, N., Khaironi, S., Cahyaningrum, R. A., Pratiwi, R. D., & Alawi, M. Y. (2021). Upaya Pemanfaatan Limbah Buah Semangka Sebagai Alternatif Pupuk Organik Untuk Mengurangi Pencemaran Lingkungan Di Desa Pringgabaya. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(3), 38–42.


