OPTIMASI KONDISI BLANSIR TERHADAP WHITENESS INDEX TEPUNG UMBI KAYU MENGGUNAKAN RESPONSE SURFACE METHODOLOGY (RSM

Authors

  • Ellyas Alga Nainggolan Institut Teknologi Del
  • Dedy Amwar Institut Teknologi Del

DOI:

https://doi.org/10.35335/fruitset.v10i6.3344

Keywords:

Ubi kayu, blansir, RSM, whiteness index

Abstract

Ubi kayu (Manihot esculenta) merupakan salah satu komoditas tanaman pangan sumber karbohidrat yang paling banyak dikonsumsi secara global. Penangan pasca panen pada ubi kayu penting untuk mengurangi kerusakan yang disebut sebagai postharvest physiological deterioration (PPD). Blansir merupakan salah satu pretreatment yang dapat diterapkan untuk menginaktifasi enzim oksidatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui suhu dan waktu yang optimum terhadap whines index (WI) tepung ubi kayu dengan menggunakan Response Surface Methodology (RSM). Software Design-Expert 13.0.5.0 digunakan dalam mendesain percobaan menggunakan RSM melalui Central Composite Design (CCD) serta diperoleh 13 konfigurasi suhu dan lama waktu blansir pada tepung ubi kayu dengan respon WI. Berdasarkan hasil penelitian, kondisi optimum blansir terdapat pada suhu 79.4o C dengan waktu 5.92 menit. Konfigurasi suhu dan waktu blansir yang optimum tersebut menghasilkan karakteristik tepung ubi kayu dengan nilai WI sebesar 83,87 dan 84,12 untuk nilai prediksi dan aktual secara berurutan.

References

Asgar, A & Musaddad, D. (2006). Optimalisasi Cara, Suhu, dan Lama Blansing Sebelum Pengeringan pada Wortel. Bandung: Balai Penelitian Tanaman Sayuran

Azoubel PM, & Murr FEC. (2003). Optimization of Osmotic Dehydration of Cashew Apple (Anacardium occidentale L.) in sugar solutions. Food Sciene and Technology International, 9, 427-433

Djaafar, T.F., Rahayu, S., & Gardjito, M. (2009). Pengaruh Blanching dan Waktu Perendaman dalam Larutan Kapur terhadap Kandungan Racun pada Umbi dan Ceriping Gadung. Jurnal Penelitian Tanaman Pangan Vol. 28, No. 3

DJTP. (2020). Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

FAO & IFAD. (2001). A review of cassava in Asia with country case studies on Thailand and Viet Nam Volume 3. Proceedings Of The Validation Forum On The Global Cassava Development Strategy. Rome, 26-28 April 2000

Fellows. 2017. Food Processing Technology. Elsevier. DOI: 10.1016/B978-0-08-101907-8.0 0009-2

Figiel, A. & Michalska, A. (2017). Overall Quality of Fruits and Vegetables Products Affected by the Drying Processes with the Assistance of Vacuum-Microwaves. International Journal of Molecular Sciences. 18(1):1-18. DOI: 10.3390/ ijms18010071

Kumari, K.S., Babu, I.S., & Rao, G.H. (2008). Process Optimization for Citric Acid Production from Raw Glycerol using Response Surface Methodology. Indian Journal of Biotechnology Vo.1 : 496–501

Kwarteng, J.O., Kori, F.K.K. & Akabanda, F. (2017). Effects of Blanching and Natural Convection Solar Drying on Quality Characteristics of Red Pepper (Capsicum annuum L.). Hindawi International Journal of Food Science. Article ID 4656814, 6 pages DOI : 10.1155/2017/465 6814

Maskan M. (2000). Microwave/air and microwave finish drying of banana. Journal of Food Engineering, 44: 71–78.

Mulyawanti, I., Budijanto, S & Yasni, S. (2016). Optimasi Formula dan Struktur Mikroskopik Pasta Bebas Gluten Berbahan Dasar Puree Ubi Jalar Ungu dan Tepung Kacang Hijau. Jurnal Agritech Vol. 36, No. 1

Mutiara, T. & Sadha, B. (2015). Potensi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.) Sebagai Bahan Pewarna Alami. Prosiding Seminar Nasional P3JK 2015. P3JK Universitas Negeri Malang. 148-160

Natabirwa, H., Mukiibi, J., Zziwa, E. & Kabirizii, J. 2016. Nutritional and physicochemical properties of stored solar-dried cowpea leafy vegetables. Uganda Journal of Agricultural Sciences, 17(1):1-11

Okwu, D.E. & C.U. Ndu. (2006). Evaluation of The Phytonutrients, Mineral and Vitamin Contents of Some Varieties of Yam (Dioscorea Sp.). International Journal of Molecular Medicine and Advance Science Vol. 2 : 199–203

Perdana, Deni Satria dan Muchsiri, M. (2014). Pengaruh Waktu Blanching Dan Suhu Pengeringan Pada Pembuatan Tepung Bekatul. Edible, 17–27

Ramadhani, R.A., Riyadi, D.H.S., Tribowo, B., & Kumaningtyas, R.D. (2017). Review Pemanfaatan Design Expert untuk Optimasi Komposisi Campuran Minyak Nabati sebagai Bahan Baku Sintesis Biodiesel. Jurnal Teknik Kimia Lingkungan Vol. 1, No. 1 : 11-16

Slamet, Agus. (2010). Pengaruh Perlakuan Pendahuluan pada Pembuatan Tepung Ganyong (Canna Edulis) terhadap Sifat Fisik dan Amilografi Tepung yang Dihasilkan. Jurnal Agrointek. Vol. 4, No. 2

Stat-Ease. (2016). Design-Expert 10 User’s Guide : Multifactor RSM Tutorial. USA: Stat-Ease Inc

Torbica, A., Hadnadev, M., & Hadnadev, T. D. (2012). Rice and buckwheat flour characterisation and its relation to cookie quality. Food Research International, 48(1), 277–283.

Wang, H., Fu, Q., Chen,S., Zhi, H. & Xie, H. (2018). Effect of Hot-Water Blanching Pretreatment on Drying Characteristics and Product Qualities for the Novel Integrated Freeze Drying of Apple Slices. Hindawi Journal of Food Quality, Article ID 1347513, 12 pages. DOI: 10.1155/2018/1347513

Xiao, HW., Pan, Z., Deng, LZ., El-Mashad, HM., Yang, XH., Mujumdar, AS. , Gao, Z.J & Zhang, Q. (2017). Recent developments and trends in thermal blanching – A comprehensive review Information Processing in Agriculture 4(2):101–127

Downloads

Published

2023-02-28

How to Cite

Nainggolan, E. A., & Dedy Amwar. (2023). OPTIMASI KONDISI BLANSIR TERHADAP WHITENESS INDEX TEPUNG UMBI KAYU MENGGUNAKAN RESPONSE SURFACE METHODOLOGY (RSM. Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi, 10(6), 418-425. https://doi.org/10.35335/fruitset.v10i6.3344